Senin, 05 Maret 2012

Isi Mesin Corolla Twincam GTI



Nongol di era tahun 1988-1992, Toyota Corolla Twin Cam boleh dibilang salah satu mobil yang sukses di pasaran. Tak heran meski mobilnya sudah berumur tapi hingga saat ini penggemarnya cukup banyak. Di masa jayanya, Corolla Twin Cam merupakan rival utama Grand Civic keluaran Honda. Berbagai varian Twin Cam hadir mulai dari SE, SE Limited, Liftback hingga yang versi kencengnya GTi.
Yup, Toyota Corolla Twin Cam GTi merupakan varian terkencang dari semua tipe Corolla yang hadir saat itu. Populasinya terbilang sangat jarang & menjadi buruan para kolektor penggemar kecepatan. Saking jarangnya, mobil ini tidak punya harga pasaran yang jelas, mirip dengan Honda Civic Estilo. Hadirnya varian GTi menambah semarak persaingan sedan2 kenceng saat itu seperti Mitsubishi Lancer Dan Gan GTi & Mazda Astina.
Ada perbedaan Toyota Corolla Twin Cam biasa dengan yang GTi. Mulai dari sektor interior hingga mesin. Corolla Twin Cam dibekali mesin berkode 4AF sedangkan yang versi GTi berkode 4A-GE. Mesin 4A-GE ini terbagi menjadi 2 yaitu yang 4A-GE 16 valve & 4A-GE 20 valve. Corolla Twin Cam GTi yang hadir disini menggunakan mesin 4A-GE 16 valve.
Yuk kita simak sekilas tentang mesin 4A-GE…
Mesin 4A-GE versi 16 katup
Mesin ini mulai dikembangkan dari tahun 1983 s.d. 1991. Yang cukup unik adalah mesin legendaris ini dibuat tak lepas dari campur tangan pabrikan Yamaha…!!! Dalam rentang 8 tahun telah lahir 3 generasi 4A-GE 16 katup. Generasi terakhir 4A-GE cukup beken dengan sebutan red top. Dinamakan red topkarena tulisannya berwarna merah (lihat gambar di bawah). Tenaga yang dihasilkan mencapai 140 hp…!!! Sangar untuk ukuran saat itu.
Spek mesin 4A-GE versi 16 katup generasi ketiga
  • Kapasitas : 1.587 cc DOHC
  • Diameter x langkah : 81 mm x 77 mm
  • Kompresi : 10,3 : 1
  • Tenaga : 140 hp @ 7.200 RPM
  • Torsi : 149 Nm @ 4.800 RPM
Mesin 4A-GE versi 20 katup
Setelah era 4A-GE 16 katup, muncul generasi  keempat yakni mesin 4A-GE 20 katup yang dibuat pada tahun 1991 s.d. 1995. Mesin ini lebih canggih dibandingkan generasi ketiga 4A-GE karena sudah menganut buka tutup katup variabel (Toyota Variable Valve Timing / VVT). Mirip dengan red top, mesin ini punya nama beken silver top karena cover mesinnya berwarna perak. Kompresinya lebih tinggi dibandingkan yang 16 katup yakni mencapai 10,5:1. Tenaga yang dihasilkan mencapai 158 hp @ 7.400 RPM & torsi 162 Nm @ 5.200 RPM. 
Masih belum puas sampai di generasi keempat, lahirlah generasi kelima 4A-GE 20 katup di tahun 1995. Kalo yang generasi keempat punya nama beken silver top maka yang generasi terakhir dinamakan black top. Beberapa penyempurnaan di berbagai sektor dilakukan agar si black topmenghasilkan performa mengagumkan seperti throttle body, exhaust, camshaft hingga flywheel yang menggunakan material ringan. Tak hanya itu, girboksnya pun memakai 6 tingkat kecepatan. Hasilnya adalah tenaga naik menjadi 163 hp @ 7.800 RPM & torsi 162 Nm @ 5.600 RPM. Akhirnya di tahun 1998, mesin legendaris kolaborasi Toyota & Yamaha mengucapkan sayonara.  
Mengapa mesin 4A-GE menjadi buruan penggila kecepatan ??? 4A-GE mempunyai keunggulan bobot ringan, tenaga besar, kuat serta banyaknya part2 racing yang melimpah. Jadi beruntunglah mereka yang memiliki Toyota Corolla Twin Cam GTi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar